Aku yang selalu gagal dalam hal apapun
Aku sering merasa bahwa hidupku tidak pernah berjalan sesuai rencana. Setiap kali saya mencoba sesuatu, entah mengapa hasilnya selalu mengecewakan.
Saat sekolah dulu, aku belajar keras untuk ujian. Aku rela begadang, menyalin catatan berkali-kali, dan menghafal semua rumus. Tapi ketika lembar jawaban itu kembali, berharga selalu lebih rendah dari yang kuharapkan. Teman-temanku bilang aku kurang fokus, tapi aku merasa sudah memberikan segalanya.
Di rumah pun sama. Saya ingin membantu orang tua dengan memasak atau memperbaiki barang. Tapi, yang ada malah membuat dapur berantakan atau memperparah kerusakan. Saya pernah mencoba memperbaiki kipas angin, hasilnya malah kipas itu tidak bisa menyala sama sekali.
Bahkan dalam hal pertemanan, saya merasa gagal. Saya sering salah bicara, membuat orang miring tanpa sengaja. Akhirnya aku lebih banyak diam, tapi diam pun membuatku terlihat aneh di mata orang lain.
Semua ini membuat sering bertanya: apa yang saya memang diciptakan hanya untuk gagal?
Namun, di tengah rasa putus asa itu, ada kalimat yang pernah saya dengar: “Orang yang gagal seribu kali, akan belajar seribu cara agar suatu hari berhasil.” Entah kenapa kalimat itu menempel di kepalaku.
Mungkin benar, aku sering gagal. Tapi mungkin kegagalan itu bukan akhir, melainkan bagian dari proses. Kalau aku berhenti sekarang, maka kegagalan benar-benar menjadi akhir. Tapi kalau aku terus mencoba, mungkin suatu saat aku akan menemukan satu hal kecil yang akhirnya bisa kujalani dengan benar.
Dan mungkin, dari sanalah keberhasilan itu akan mulai tumbuh.
Comments
Post a Comment